Punyah di Hari Suci Galungan?

Hari Raya Galungan merupakan hari raya bagi umat beragama Hindu, hari raya ini bahkan terkesan lebih meriah dibanding hari raya Nyepi yang telah diakui oleh pemerintah. Namun saya tidak akan membahas lebih banyak tentang bagaimana dan apa itu Galungan karena telah banyak dibahas oleh Babad Bali disini, dan oleh blogger yang lain disana, disini dan disitu. Atau silahkan tanya Om Google apa itu Galungan.

Sesuai judul, yang ingin saya bicarakan adalah kebiasaan buruk para generasi muda kita, yaitu minum-minuman beralkohol dalam perayaan hari raya Galungan ini. Entah bagaimana di daerah lain, tapi dengan mata dan kepala sendiri saya melihat kebiasaan buruk ini.

Di daerah Kerobokan – Kuta, saat ini sangat kreatif dalam hal Penjor untuk merayakan hari raya Galungan ini, bagi anda yang orang Bali, kalau pernah lewat di daerah Kerobokan ini terutama jalan raya Kerobokan – Canggu khususnya di waktu Galungan, lihatlah bagaimana meriahnya penjor yang ada disana.

Bayangkan, biaya yang dihabiskan untuk membuat penjor berkisar antara 200 ribu sampai 1 juta rupiah, bahkan ada yang diatas 1 juta. Memang dari segi biaya ini sangat mahal, tapi dari segi hasilnya, tentu saja sangat memuaskan bagi pemiliknya/pembuatnya yang menganggap biaya itu bukanlah masalah besar.

Bagi saya pribadi, tentu saja saya senang dan juga bangga dalam hal kemeriahan penjor Galungan ini. Namun ada satu hal negatif yang perlu dikurangi bahkan kalau bisa dihilangkan, yaitu minum-minuman sampai mabuk di pinggir jalan setelah selesai memasang penjor di waktu penampahan Galungan. Hal ini sangat banyak saya lihat.

Saya bukanlah orang munafik dan sok suci, namun, alangkah baiknya kalau hal itu kita kurangi dan dihilangkan sedikit demi sedikit. Galungan ini akan menjadi lebih suci dan damai tanpa mabuk (punyah)…

14 thoughts on “Punyah di Hari Suci Galungan?

  1. Setuju…
    Merayakan sesuatu tidak perlu sampai mabuk-mabukan. Tetapi satu hal yang saya kagum dengan orang Bali, mereka mabuk tetapi tidak “rese” apalagi sampai mengganggu orang lain. Itu pengalaman saya ketika melihat langsung di Bali ketika pergantian tahun dimana masyarakat Bali merayakannya dengan mabuk-mabukan.

  2. saya senang anda masih memuji orang Bali, tetapi pada kenyataannya saya memang sedih melihat generasi yang terlalu mabuk-mabukan.. kalau sesekali saja dan tidak mengganggu orang lain sih tidak apa-apa, tetapi tidak jarang juga yang minum arak di pinggir jalan, kemudian mencari gara-gara/masalah kesana kemari..😦

  3. Hi anker apa kabar ?
    Betul sekali semua katamu tentang punyah itu, harus dikurangi.
    Aku lagi sedih gak bisa login ke Blog ku gak tahu kenapa, kemarin aku nge blog pake GPRS
    Habis dah pulsa ku, aku menangis neh

  4. ARAK spirit of Bali. Tanpa Arak kita tidak akan bergerak. Angkat gelas mari kita bersulang bro. cherrss..! huik..pusing neh…*hampir mabuk, tapi blom mabuk, khan dilarang sama mas anker! hihihii…

  5. itulah anehnya beberapa oknum masyarakat bali…saat orang merayakan nyepi, beberapa orang malah meceki…saat orang merayakan galungan beberapa orang malah mabuk mabukan…

  6. #kecek
    punyah ada waktu dan tempatnya, hehehe punyah jangan sampai mengganggu orang lain
    punyah itu untuk diri sendiri, semacam HAM😀

    #imcw
    itulah kenyataan yg ada di bali, mari kita kurangi sedikit demi sedikit..

  7. hohoho…..good afternoon bos ANKER…hehehehheheee…pengen ngasi comment buat yang ini neh. udah telat yah ? gpp dunk, kan baru sekarang masuk ke halaman ini.hehehehe…, punyh di hari raya galungan? ga penting..!jangankan di hari raya galungan, hari2 bisa ajah banyak yang punyah kok. ga percaya ?coba anda masuk ke pedesaan, daerah abiansemal ato daerah pegunungan sana…dijamin..! semua warung dilengkapi dengan tuak, arak bir, etc, dan segerombolan orang2 punyah. hohohoohooo……silahkan anda buktikan fakta ini…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s