Kesurupan
Kejadian kesurupan itu berlangsung selama seminggu, ketika itu saya masih bekerja disana sebagai guru. Bersama kecek saya pun tidak bisa berbuat apa-apa karena semua menyangkut kepercayaan (baca : agama). Sang pemilik yayasan dan kampus serta sekolah yang notabene merupakan umat Kristen tidak percaya dan menganggap kerauhan yang terjadi di lingkungan sekolah adalah tahayul dan perbuatan setan. Sementara para guru dan murid yang lebih banyak umat Hindu percaya bahwa semua adalah karena kurangnya upacara agama (menurut Hindu) karena patung dewi Saraswati diganti dengan patung lain (bernuansa Kristen).
Saya sendiri bersama teman-teman yang Hindu pun hanya diam dan berusaha membantu murid yang kesurupan (semakin hari semakin banyak). Kami pun tidak memaksakan pihak kampus yang umat Kristen untuk percaya dengan apa yang terjadi, karena ini menyangkut agama dan segala keputusan merupakan wewenang Yayasan. Hal ini tentu saja dilakukan karena semua pihak tidak ingin ada permasalahan yang menyangkut agama. Karena selama ini Hindu dan Kristen khususnya di lingkungan kampus dan sekolah Kristen ini berjalan dengan damai serta berdampingan. Entah usaha apa yang telah dilakukan oleh semua pihak, akhirnya kejadian-kejadian itu berhenti setelah seminggu. Dan kegiatan belajar dan mengajar berjalan kembali dengan lancar.
Banyak pengalaman memang yang saya alami, baik dari sisi spiritual sampai bagaimana menghadapi masalah yang sangat sensitif (agama) bisa diatasi oleh semua pihak yang berbeda-beda agama dengan damai.
di/pada November 6, 2008 di/pada 12:24 am
Percaya gak Percaya, tapi itulah yang terjadi. Tinggal bagaimana kita menyikapinya saja.
di/pada November 19, 2008 di/pada 1:18 am
#pandebaik
setuju…
di/pada Desember 17, 2008 di/pada 2:34 am
Kesurupan? menarik sekali.
There’re several ways to normalize person who has Kesurupan, one of them are using breathing tehnique. In Bali there are alot reason for why and how people become Kesurupan, and we should know how to take first aid for kesurupan people, so DO SOMETHING,stop watching..
di/pada Agustus 24, 2009 di/pada 2:43 am
@SIge : betul, pasti ada penyebabnya