Kalau Guru Marah

Saya buka-buka lagi postingan di wirautama.net, ah ternyata saya sampai pada sebuah postingan yang pada waktu itu saya tujukan untuk murid-murid yang saya ajar di SMK Triatma Jaya, walaupun kemungkinan besar mereka tidak membacanya. Saya baca lagi, ternyata waktu itu saya memang benar-benar emosi tetapi untungnya masih bisa saya salurkan dengan baik yaitu dengan menjadikan blog sebagai pelampiasan.

Waktu itu idealisme saya sebagai seorang guru memang masih tinggi, jadi walaupun dengan gaji per jam setara dengan sebungkus nasi tapi semangat mengajar tetap tinggi, mungkin karena masih baru menjadi guru. Suatu saat nanti mudah-mudahan murid-murid saya yang saya ajar waktu itu menjadi orang yang lebih baik dari saya. Jangan hanya jadi guru dik, jadi guru tidak enak. Mending jadi pejabat saja, hahahaha…

5 Tanggapan ke “Kalau Guru Marah”


  1. 1 Artha September 19, 2008 pukul 4:19 am

    wah pengalaman yang menarik :)
    semenarik semangat bli
    Tetap semangat Bli, Murid nak mulo keto :D nyampahin dogen gaene :D

  2. 2 hellorandy September 20, 2008 pukul 7:53 pm

    hhmmm,
    jadi guru memang tidak
    sebegitu menyenangkan jika di refleksikan
    dengan kmewahan para pejabat-pejabat negara..

    tapi
    mana yang lebih baik..
    bukankah itu tergantung diri anda..

    oia salam kenal
    saya randy..
    keep post!

  3. 3 adipermana September 24, 2008 pukul 4:31 pm

    wah… saya salut sma pak wira hehe….

    tetap smangat mngajar pak hehe…

    oya pak, mau nanya donk… gmn cranya ikutan adsense lewat blog??

    syaratnya apa aja??

  4. 4 dhektico Oktober 5, 2008 pukul 5:53 am

    saya sebagai dosen baru 3 tahun,tapi sudah banyak pengalaman, karena mahasiswa sekarang sudah bergeser, banyak maunya,… sehingga mau g mau kita harus mengikuti kondisi mereka,akhirnya kita yang kena marah mahasiswa, bukan dosen memarahi mahasiswa

  5. 5 wira Oktober 30, 2008 pukul 3:48 am

    @Artha
    hehehe, jadi inget ketika saya masih jadi murid

    @hellorandy
    salam kenal kembali randy

    @adipermana
    coba tanya pak de google ya, hehehe

    @dhektio
    yup, tapi guru beda dengan dosen :-)


Tinggalkan Balasan