Blog Mirror


Rossi bermasalah, Stoner di puncak

Ditulis dalam MotoGP oleh wira pada April 23, 2007

Nasib sial kembali dialami Rossi, di seri MotoGP Turki 2007 ini Rossi kembali gagal menaklukkan sirkuit Istanbul Park. Di awal lomba, start berjalan dengan sempurna sebelumnya akhirnya Rossi sempat melebar hingga sempat tercecer sampai posisi 5.  Balapan pun dipimpin oleh Stoner yang jauh didepan, namun Rossi menunjukkan skillnya hingga satu persatu pembalap di depannya didahului. Di pertengahan lomba akhirnya Rossi sampai di posisi kedua dengan hampir 1 detik dengan Stoner yang memimpin lomba.

Namun setelah itu, nampak jelas sekali Rossi mengalami masalah, dengan begitu mudahnya pembalap lain mendahuluinya, bahkan oleh pembalap Kawasaki yang notabene bukanlah tandingan Rossi. Di akhir lomba Rossi hanya berhasil finish di posisi ke sepuluh.

Masalah Rossi nampaknya ada pada ban Michelin yang digunakan, ini terbukti dengan Hayden yang juga menggunakan Michelin hanya finish di posisi tujuh. Pada balapan MotoGP Turki ini juga terjadi kecelakaan yang membuat beberapa pembalap diantaranya Colin Edward dan Pedrosa harus keluar dari balapan. Pimpinan klasemen sementara kini berada di tangan Stoner dan Rossi tertinggal 10 poin.

Rossi pole position di Turki

Ditulis dalam MotoGP oleh wira pada April 22, 2007

Setelah selalu diasapi oleh Casey Stoner di sesi latihan sirkuti Istanbul Park Turki, akhirnya Valentino Rossi berhasil meraih pole position alias start dari posisi terdepan. Sebelumnya publik begitu yakin Stoner dengan ducatinya akan dengan mudah meraih posisi start terdepan, namun akhirnya Rossi berhasil mencatatkan waktu terbaik, ini juga diikuti oleh rekan satu tim nya Colin Edward, sementara Stoner akan start dari posisi keempat.

Sukses ini bagi Rossi bukanlah hal yang istimewa, karena Rossi menyadari kemampuan Stoner yang didukung oleh horse power Ducati, ditambah lagi catatan Rossi yang belum pernah menjuarai balapan di sirkuit Istanbul Park Turki. Namun Rossi tetaplah Rossi, segalanya masih bisa terjadi, walaupun dengan tenaga motor yang masih kalah, Rossi akan tetap menyajikan balapan yang menarik. Kali ini Rossi telah menggunakan mesin baru yang diharapkan dapat mengurangi jarak kecepatannya dengan pabrikan lain terutama Ducati.

5 Besar Hasil Kualifikasi MotoGP Turki :

  1. Rossi
  2. Edward
  3. Pedrosa
  4. Stoner
  5. Hayden

Evo – Agresif

Ditulis dalam Lirik Lagu oleh wira pada April 17, 2007

Aku…
Tak pernah menyadari
Takkan ada waktu datang padaku

Diriku…
Pun tak pernah perduli
Semua yang kulakukan itu hanya mimpi

Takkan kubiarkan menunggu disini
Cukup aku menunggu
Kan kuberikan semua yang ku miliki untukmu

Ah ah ah
Aow ow ow

Come inside of me

Bila…
Kamu mau mengerti
Takkan pernah aku hancurkan diri

Tak mudah tuk…
Berikan hati ini
Semua yang kulakukan itu pasti

Takkan kubiarkan menunggu disini
Cukup aku menunggu
Kan kuberikan semua yang ku miliki untukmu

Takkan kubiarkan menunggu disini
Cukup aku menunggu
Kan kuberikan semua yang ku miliki untukmu

Ah ah ah
Aow ow ow
Ah ah ah

Come inside of me (4x)

Rahajeng Rahinan Pagerwesi

Ditulis dalam Curhat, Hindu oleh wira pada April 17, 2007

Om Swastiastu,

Rahajeng Rahinan Pagerwesi

Dumogi Ida Sanghyang Widhi Wasa

Setata Ngicenin Kerahajengan Lan Kerahayuan

Ring Iraga Sareng Sami..

Om Santhi Santhi Santhi Om

Saraswati

Ditulis dalam Bali, Hindu oleh wira pada April 13, 2007

Hari raya Saraswati merupakan hari raya dalam agama Hindu. Hari raya ini diperingati sebagai hari “Pawedalan Sang Hyang Aji Saraswati” (ilmu pengetahuan). Hari raya ini diperingati setiap 210 hari atau 6 bulan sekali (1 bulan=35 hari), yaitu pada Saniscara (Sabtu) Umanis(Legi), Wuku Watugunung yang merupakan Wuku terakhir.

Menurut legenda Saraswati adalah Dewi (istri) Dewa Brahma Brahma. Dewi Saraswati adalah Dewi Ilmu Pengetahuan yang merupakan pelindung/melimpah pengetahuan, kesadaran (widya), dan sastra. Berkat anugerah Dewi Saraswati, kita menjadi manusia yang beradab dan berkebudayaan. Dewi Saraswati digambarkan sebagai seorang wanita cantik bertangan empat, biasanya tangan-tangan tersebut memegang Genitri (tasbih) dan Kropak (lontar). Yang lain memegang Wina (alat musik / rebab) dan sekuntum bunga teratai. Di dekatnya biasanya terdapat burung merak dan undan (swan), yaitu burung besar serupa angsa (goose), tetapi dapat terbang tinggi .

Pada hari raya Saraswati, semua pustaka-pustaka, lontar-lontar, buku-buku dan alat-alat tulis menulis yang mengandung ajaran atau berguna untuk ajaran-ajaran agama, kesusilaan dan sebagainya, dibersihkan, dikumpulkan dan diatur pada suatu tempat, di pura, di pemerajan atau di dalam bilik untuk diupacarai. Upacara ini biasanya dilakukan pada pagi hari dan tidak boleh melewati tengah hari. Selain itu dilakukan juga persembahyangan pada hari raya Saraswati untuk memuja Dewi Saraswati sebagai manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Di Bali, persembahyangan Saraswati biasanya didominasi oleh para penuntut ilmu yaitu siswa, mahasiswa dan instansi pendidikan serta instansi pemerintahan. Khusus untuk daerah Denpasar, Pura yang biasanya paling ramai adalah dijadikan tempat bersembahyang adalah Pura Jagatnata yang terletak di pusat kota Denpasar. Di pagi hari para generasi muda terutama siswa akan berbondong-bondong menuju sekolah masing-masing untuk bersembahyang bersama kemudian dilanjutkan Pura Jagatnata. Dari pagi hari sampai malam harinya tetap saja masih ada yang datang ke Pura Jagatnata, bahkan di malam harinya biasanya sampai terjadi antrian dan berdesak-desakan untuk masuk ke Pura.

Perayaan Saraswati juga dilakukan dengan “Mesambang Semadhi” yaitu semadhi ditempat yang suci di malam hari atau melakukan pembacaan lontar-lontar semalam suntuk dengan tujuan menemukan pencerahan Ida Hyang Saraswati. Banyak kelompok Dharma Gita atau Pesantian yang biasanya melakukan semadhi, membaca pustaka-pustaka, atau melakukan Dharma Gita atau “kekawin” di tempat-tempat suci, pura atau merajan. Untuk generasi muda, banyak yang begadang di pantai, bersama teman-temannya. Mereka begadang sampai pagi. Namun muncul kesan negatif dari hal ini yaitu generasi muda terutama para siswa yang masih duduk di bangku sekolah menggunakan kesempatan ini untuk berpacaran.

Keesokan harinya, dilaksanakan Banyu Pinaruh, yakni asuci laksana dipagi buta berkeramas dengan air kumkuman. Setelah melakukan upacara dan semadhi di malam hari, masyarakat akan beramai-ramai menuju pantai dan melakukan Banyu Pinaruh serta mandi di pantai. Pantai yang paling ramai dikunjungi biasanya pantai Sanur.

Dari berbagai sumber.

Halaman Berikutnya »