Nokia 3230 Blank Hang
Ditulis oleh : Wirautama
Aku sedikit menyesal dan kecewa membeli Nokia 3230. Ceritanya begini, sekitar 6 bulan yang lalu, handphoneku yang lama adalah Nokia 2100. Karena adikku minta handphone itu untuk dipakainya, jadi aku memutuskan untuk membeli lagi handphone yang baru. Aku pilih-pilih tipe handphone yang cocok dengan seleraku. Setelah aku mencari-cari tipe yang sesuai, akhirnya aku percayakan pilihan pada merk Nokia yang kata orang adalah “merk sejuta umat”. Nokia 3230 saat itu harganya kalau tidak salah 2,2 juta. Aku punya alasan sendiri kenapa memilih tipe ini. Aku punya syarat untuk membeli handphone, yaitu harganya maksimal 2 jutaan, bluetooth, MMC, radio, symbian. Kebetulan Nokia 3230 ini pas sekali dengan yang aku cari. Saat itu sebenarnya aku belum punya uang yang cukup untuk membeli cash, tapi karena aku sudah jatuh cinta dengan handphone ini aku relakan untuk membeli secara kredit selama 6 bulan.
Sebenarnya ketika aku cerita ke teman-temanku aku mau membeli handphone tipe itu, aku sudah diperingatkan oleh temanku (Okto), bahwa handphone Nokia 3230 sering bermasalah. Tapi aku tetap pada pendirianku dan pikirku mungkin saja handphone yang dia ceritakan kebetulan cacat produk. Aku tetap membeli Nokia 3230. Dua bulan aku memakainya semua berjalan normal, tapi setelah itu mulai ada yang aneh. Nokia 3230 ku mulai restart sendiri, tanpa ada penyebabnya. Dalam sebulan kira-kira 10 kali hal ini terjadi, dan aku cuek saja, aku kira ini sesuatu yang masih dalam tingkat kewajaran. Di samping itu, Nokia 3230 juga agak lambat dibandingkan dengan Nokia lain yang sejenis atau merk lainnya.
Di bulan keempat aku memakai Nokia 3230 akhirnya ada error yang menurutku parah, phonebook Nokia 3230 ku tidak bisa dibuka, semua data phonebook hilang, aku mencoba menambah data phonebook yang baru juga tidak bisa. Yang jelas Nokia 3230 ku saat itu tanpa phonebook, tapi masih bisa digunakan dan aku tidak dapat mengenali semua nomor telepon masuk dan sms. Coba anda bayangkan menggunakan menggunakan handphone tanpa phonebook. Terpaksa aku bawa Nokia 3230 ku ke Nokia Center di jalan Teuku Umar, Denpasar. Aku sempat berpikir “sialan, cicilan belum lunas tapi handphonenya udah masuk rumah sakit, jadi malu nih sama Okto”. Handphoneku pun “opname” disana selama 3 hari.
Setelah di format ulang oleh Nokia Center, handphone menjadi seperti baru lagi, tapi jangan berpikir yang baru itu bagus, karena semua data kontakku tetap hilang dan juga semua data di handphone. Tapi aku pikir tidak apa-apa daripada tidak bisa dipakai sama sekali. Aku pikir semua masalah berakhir disini, tetapi seminggu kemudian handphone Nokia 3230 ku rusak lagi, malah kali ini lebih parah dan benar-benar parah. Aku hampir frustasi, bagaimana bisa baru seminggu aku perbaiki ke Nokia Center dan sekarang rusak lagi. Handphone ku tidak bisa dihidupkan, ketika dihidupkan yang muncul hanya tulisan pembuka “Nokia” dan restart lagi, begitu seterusnya. Setelah aku bawa lagi ke Nokia Center, kata mereka handphone mengalami “Blank Hang”. Whatever lah namanya, yang jelas aku ingin handphoneku kembali seperti semula.
Hampir seminggu handphone Nokia 3230 ku “opname” lagi. Dan seminggu yang lalu sudah selesai diperbaiki, dan katanya ada komponen yang diganti. Sekali lagi aku berpikir bahwa masalahnya sudah selesai, tapi kemarin kejadian restart sendiri itu terjadi lagi. Tapi aku malas membawa lagi ke Nokia Center, mudah-mudahan saja tidak ada kerusakan lagi. Di kantor kebetulan ada rekan kerja (Bu Dewi) yang menggunakan Nokia 3230 dan tahukah anda, kejadian yang sama juga terjadi pada handphonenya.
Update 24 Agustus 2007
Beberapa minggu yang lalu, Nokia 3230 saya sempat eror lagi, yaitu tidak bisa mengirim ataupun menerima sms. Karena sms adalah hal yang penting bagi saya, jadi kembali saya bawa ke Nokia Care jalan Teuku Umar Denpasar. Handphone saya di format ulang dengan beberapa langkah saja (tidak sampai 5 menit) sudah selesai. Tapi ada hal yang membuat saya kesal yaitu sikap sombong pegawai Nokia Care itu. Awalnya dia bertanya, “Kerusakannya gimana mas?”, saya pun menjelaskan bahwa Nokia 3230 saya tidak bisa sms. Dia bertanya lagi, “Masak sih?”, saya jawab lagi, “Benar mbak, silahkan coba saja”. Setelah dia perbaiki, dengan nada sombong, dia mengatakan “Nih bisa mas..”. Dia menjawab begitu setelah memformat handphone saya dan tidak menjelaskan bahwa smsnya bisa karena telah diformat.
Hari ini, tadi pagi handphone saya mengalami kerusakan lagi, bahkan parah sekali. Lihat saja skrinsut-nya. Ketika dihidupkan, yang muncul hanya tulisan “Phone start-up failed. Contact the retailer.“. Sialan, saya terpaksa harus membawanya ke Nokia Care lagi, aduh… capek deh…
Hari saya sudah memantapkan diri, Nokia 3230 ini akan saya jual, berapapun laku, saya sudah muak dengan segala kerusakan dan kerepotan ini. Nokia, tolong perbaiki kualitas pelayanan dan kualitas produk kalian! Setelah dijual, mudah-mudahan ada uang untuk membeli yang baru sebisa mungkin saya akan membeli dari merk yang lain, bukan Nokia terutama Nokia 3230. Bahkan saya pernah mendengar sendiri dari seorang penjual Handphone di sebuah toko di jalan Teuku Umar Denpasar, Nokia 3230 adalah produk gagal dan telah ditarik dari pasaran. Yang baru pun kini tidak dijual lagi… Pusing….!
Tresna Jati Mula – Yong Sagita
Tresna Jati Mula – Yong Sagita
Durusang adi nangis selega kayun
Ring duur tangkah beline
Yen wenten gatra pacang satwayang
Rarisang beli nyantosang caritan adi….
Sampunang ragan adi ngengkebang unduk
Tan wangde bukti nyarita
Diastun ragan adi ngaku sukla
Punapiang ragan beline jagi pacang ngugu….
Nangingke adi sampunang sengsaya
Boya ja nika nyenggugurang tresnane
Pinunas beline jujur adi mangkin
Satyan beline kadi jati mula..
Translate :
Cinta masih seperti dulu – Yong Sagita
Silahkan kamu menangis sepuas hatimu
Diatas dadaku
Kalau ada yang kau ceritakan
Silahkan, aku menunggu ceritamu…
Janganlah kau menyembunyikan suatu hal
Sudah ada buktinya
Biarpun kamu mengaku masih suci
Bagaimana aku bisa percaya…
Tapi janganlah khawatir
Itu tidak menyurutkan cintaku
Permintaanku jujurlah kamu sekarang
Kesetiaanku masih seperti dulu
Internet gratis
Wah, hari ini aku senang sekali. Perburuanku selama ini untuk mencari koneksi internet gratisan berhasil tanpa di sengaja. Tapi aku sadari ini memang hanya karena kebodohanku, sebagai orang yang bergerak di bidang IT, aku kurang tanggap terhadap perkembangan teknologi di sekitarku.
Begini ceritanya, beberapa bulan yang lalu aku membeli laptop yang dilengkapi wifi. Aku bekerja di kantor dan sudah ada koneksi internet. Tapi di luar jam kerja, otomatis aku harus mencari warnet kalau ingin OL. Kemudian di sebuah supermarket (Tiara Gatsu) aku mendapat informasi bahwa disana ada hotspot gratis. Aku mencoba kesana dan ternyata benar, koneksinya juga lumayan bagus. Tapi masih ada kendala buatku, karena tempatnya lumayan jauh, kurang lebih 2 km dari rumahku, disamping itu disana kalau ingin internetan, tempatnya adalah di food center yang lumayan ramai, jadi kurang nyaman, belum lagi disana kita jadi pusat perhatian, maklumlah masih jarang yang punya laptop.
Malam ini, aku ingin mencari tempat yang agak sepi untuk menyiapkan materi untuk diajarkan besok. Seperti minggu lalu, aku ke villa di sebelah rumahku, sambil ngobrol dengan tetanggaku yang jadi satpam disini, aku mulai membuka laptopku. Kebetulan disini ada manager villanya juga yang aku kenal baik. Dan tiba-tiba saja aku berpikir tentang hotspot, aku coba buka koneksi hotspotnya. Wow, ternyata ada 3, semua tanpa password. Dan, inilah solusiku untuk mencari koneksi gratisan tanpa batas waktu.
Hehehe, hari gini masih ada yang gratisan.. lumayan…. Mudah-mudahan managernya baik terus..
Terowongan Casablanca
Sebenarnya aku tidak terlalu suka menonton film layar lebar buatan Indonesia, karena aku trauma dengan kualitas film yang menurutku masih jauh dari harapan. Memang sih ada beberapa film yang bagus menurutku, sebut saja AADC. Tapi setelah itu sangat jarang ada film layar lebar yang bisa membuatku teringat dengan setiap adegannya.
Setelah melihat iklan di tv (aku akui aku termakan iklan) yang mengatakan Terowongan Casablanca bagus dan seram banget, aku akhirnya memutuskan akan menontonnya suatu waktu. Kebetulan malam minggu kemarin aku bingung mau kemana bersama kekasih pujaan hati, akhirnya aku memutuskan mampir ke Wisata untuk nonton film. Pas sampai disana aku bertemu Tewel bersama pasangannya dan juga Kasur bersama pasangannya juga. Jadilah aku nonton Terowongan Casablanca.
Film berjalan dengan penuh adegan menyeramkan yang sampai membuat pasanganku menutup mata ketakutan. Setelah film selesai, aku berpikir dan bertanya kepada kedua temanku. “Kamu ngerti ga dengan filmnya?” Dan mereka kompak menjawab tidak mengerti. Rupanya bukan hanya aku yang kecewa dengan film yang kupikir akan seru sekali. Ternyata mereka juga kecewa, kami bertanya-tanya, “Dimana terowongannya? Kok ga nyambung dengan judulnya?”. Memang sih setelah membaca sinopsisnya di internet, aku menjadi mengerti ceritanya (maksud sutradaranya). Tapi mungkin aku yang terlalu goblog untuk mengerti cerita film itu. Tidak hanya itu, ada satu hal lagi yang membuatku kecewa, sepertinya film itu dibuat hanya untuk menakuti penontonnya, tapi kurang memperhatikan ceritanya. Buktinya adegan ketika si Refa dikejar-kejar kuntilanak (Astari) seperti terlalu banyak (sering), itu membuatku bosan.
Disamping itu, bukannya munafik tapi sepertinya disitu terlalu banyak adegan syurnya. Aku jadi mikir ini film bokep atau film horor sih? Bukan hanya aku yang bilang begitu, coba saja baca saja ini.
Yang jelas aku kecewa berat dengan Terowongan Casablanca, ini membuatku semakin trauma menonton film Indonesia. Tapi inilah hanyalah pendapat pribadiku. Mudah-mudahan kualitas film Indonesia bisa ditingkatkan lagi dikemudian hari.
Rossi kembali ke puncak
Valentino Rossi kembali ke puncak, setelah menjuarai balapan yang berlangsung di Jerez, Spanyol. Di seri pertama yang berlangsung di Qatar Rossi hanya mampu menduduki posisi kedua setelah tak mampu membendung kecepatan Ducati yang ditunggangi Casey Stoner. Namun di seri kedua yang berlangsung di Jerez berhasil menduduki puncak podium dengan nyaris tanpa hambatan dan mengambil alih pimpinan klasemen sementara.
Di seri kedua kali ini Rossi menunjukkan kapasitasnya sebagai calon kuat juara dunia 2007, terbukti dengan jalannya balapan yang didominasi oleh Rossi. Setelah lomba yang berlangsung 27 lap dimulai, Rossi yang start dari posisi kedua langsung mendahului Pedrosa yang start di posisi terdepan. Setelah berhasil memimpin lomba, Rossi tak tertandingi sampai menyentuh garis finis, bahkan Rossi sampai sempat terpaut 3 detik dengan pembalap di belakangnya. Pedrosa yang mengendarai Honda akhirnya hanya mampu finis di posisi kedua setelah dengan bersusah payah mempertahankannya dari kejaran pembalap Yamaha lainnya yaitu Colin Edward yang akhirnya finis di posisi ketiga. Kemenangan Rossi kali ini juga mengakhiri paceklik gelar juara seri yang dialami sejak 10 Nopember 2006. Untuk pembalap sekaliber Rossi, ini merupakan rekor terburuknya, yaitu lima seri tanpa gelar juara. Ini merupakan gelar pertamanya dalam enam balapan terakhir.
Juara seri pertama Qatar, Casey Stoner hanya mampu finish di posisi kelima. Kekuatan Ducati ternyata kurang cocok dengan sirkuit Jerez ini yang penuh dengan tikungan. Kemampuan pembalap ketika melibas tikungan lebih diperlukan disini, bukan hanya kekuatan motor tapi juga skill pembalap. Ini dibuktikan oleh The Doctor yang mengendarai Yamaha, top speed yang dibukukan oleh Rossi bahkan di luar 10 besar. Tapi dengan skill yang tak tertandingi Rossi mengakhiri balapan dengan sempurna. Kelemahan Yamaha pada horsepower dapat ditutupi oleh skill Rossi.
Dimana sang juara dunia? Penampilan Nicky Hayden masih jauh dari harapan pendukungnya. Di seri pertama hanya mampu finis di urutan 8, dan kali ini hanya mampu finish di posisi 7. Hayden masih berkutat dengan beberapa masalahnya, publik pun semakin meragukan kemampuan Hayden untuk mempertahankan gelar juaranya.
Seri ketiga MotoGP 800 cc akan berlangsung tanggal 22 April di sirkuit Istanbul Park, Turki.
Hasil 10 besar MotoGP 2007 seri kedua :
1. Valentino Rossi, Fiat Yamaha 45 menit 53,340 detik
2. Dani Pedrosa, Repsol Honda 45: 54,586
3. Colin Edwards, Fiat Yamaha 45: 56,041
4. Toni Elias, Honda Gresini 45: 57,691
5. Casey Stoner, Ducati Marlboro 45: 58,333
6. Carlos Checa, Honda LCR 46: 3,34
7. Nicky Hayden, Repsol Honda 46: 7,486
8. Marco Melandri, Honda Gresini 46: 13,309
9. Chris Vermeulen, Rizla Suzuki 46: 18,126
10. Shinya Nakano, Konica Minolta Honda 46: 18,295