ankerzone

Party.. Party.. Party.. (Kita vs Mereka)

November 14, 2006 · Tinggalkan sebuah Komentar

Indonesia telah merdeka, begitu yang diajarkan kepada kita. Tapi tidak yang kurasakan, aku masih merasa dijajah, di rumahku, di tanah kelahiranku, di tanah nenek moyangku. Mereka menjajah dengan uang, kita menjadi pembantu di rumah kita sendiri, mereka menjadi tuan di tanah kita. Mereka punya uang, kita butuh uang, tanah air pun kita jual kepada mereka, lalu kita bekerja kepada mereka, menjadi tukang kebun, tukang masak, sopir, house keeping, security, etc. Dan kita memanggil mereka Big Boss.

Lihatlah, villa yang ada kini di kampung halamanku, tak terhitung lagi jumlahnya, tak terhitung lagi luasnya tanah yang mereka kuasai. Ada yang bilang mereka menyerang dari belakang, maksudnya tanah yang dibeli mulai dari pinggir sungai, pinggir sawah, pinggir kuburan, dll, yang akhirnya merangsek kita sedikit demi sedikit. Mungkin beberapa tahun lagi semua akan kita jual, lalu kita menjadi pengemis di bumi Bali ini, kita hanyalah babu bagi mereka, budak mereka.

Ini salah siapa? Atau mungkin hanya aku yang melihat ini sebagai suatu kesalahan? 

Perih rasanya hatiku, jiwaku menangis, mereka berpesta pora diatas tanahku (tepatnya bekas tanahku) . Party.. Party.. Party.. Lengkaplah luka kita, yang tak pernah kita sadari… :-(

Kategori: Curhat

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar